Sabtu, 16 Mei 2015

Guru Abad 21, Belajarlah dari Cokroaminoto, Ki Hajar dan Muslimah...

Oleh Indy Hardono
KOMPAS.com - Pada beberapa buku dan literatur 'Soekarno Sang Proklamator' banyak menyebut nama HOS Cokroaminoto sebagai guru sejatinya. Tidakkah kita penasaran dan bertanya, guru seperti apa yang "menghasilkan" murid sekaliber Soekarno, seorang tokoh besar yang mungkin tidak lahir setiap seratus tahun sekali?
Soekarno menceritakan betapa dirinya belajar banyak dari Cokroaminoto melalui "gelontoran" buku-buku bacaan cukup berat. Buku-buku yang tidak ada habisnya pada saat ia masih berusia 15 tahun.
Ya, dari Cokroaminoto itulah pemuda Soekarno belajar mengarungi luasnya dunia literatur di zaman belum ada internet. Dari Cokroaminoto pulalah pemuda Soekarno belajar bahwa ilmu tidak berbatas, dan hanya niat untuk maju yang membuat seseorang sadar bahwa setiap orang dapat berkelana tanpa batas mencari ilmu (global wareness).

Guru Bisa Naik Pangkat Otomatis, Tetapi Bersyarat

Selamat pagi rekan-rekan guru setanah air, salam sejahtera untuk kita semua. salam edukasi !!!!
Kabar kenaikan pangkat secara otomatis yang beredar sangat ramai kiranya bukan main-main hanya saja yang jadi pertanyaan kenaikan pangkat PNS otomatis jika sudah 4 tahun ini apa hanya berlaku bagi PNS Jabatan Struktural, ini yang belum terjawab dengan rapi, mestinya jika bahasa PNS ini tentu merujuk pada PNS Struktural dan Fungsional.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) Indonesia mengubah mekanisme proses kenaikan pangkat pegawai negeri sipil (PNS). BKN menerapkan sistem kenaikan pangkat secara otomatis setiap empat tahun tanpa harus melalui mekanisme pengusulan seperti yang diterapkan selama ini.

Jumat, 15 Mei 2015

Keajaiban Syukur

Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.    -Surat Ibrahim ayat 11-

Menyimak apa yang telah dipaparkan oleh Masaru Emoto dalam bukunya Hiden Secret of Water. Dalam buku ini diceritakan bahwa air dapat merespon segala perubahan. Air sebagai salah satu unsur terpenting pembentuk kehidupan memiliki sifat unik ketika dihadapkan pada paparan. Bila air terpapar input positif maka air menampilkan output positif pula. Sebaliknya, bila dirinya terpapar negatif hal yang runyam pun dia tampilkan.

KEKUATAN

Hai jama’ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan. – Surat Ar Rahman ayat 33-

Kamis, 10 Agustus 1995 adalah hari bersejarah bagi bangsa Indonesia. Pada hari itu bangsa Indonesia membuktikan kepada dunia bahwa negara kita bisa berdiri sejajar dengan negara lain di dunia dalam hal penguasaan teknologi dirgantara. Jutaan pasang mata menjadi saksi terbang perdana pesawat terbang hasil rancang bangun putera puteri Indonesia. Pada usia yang relatif muda antara 20 sampai 40 tahunan putera puteri Indonesia berhasil mengerjakan rekayasa pesawat terbang berteknologi tinggi yang bernama N-250. Mereka bekerja dengan tekun, penuh kerja keras tanpa lelah untuk melahirkan pesawat canggih ini.

Tepat pukul 10.08 WIB pesawat kebanggaan rakyat Indonesia ini terbang dari bandara Husein Sastranegara. Menembus langit Bandung yang saat itu berwarna cerah, menyibakkan angkasa memberitahukan pada dunia bahwa Indonesia bisa.

Banyak kalangan asing menilai bahwa pesawat ini tidak layak terbang. Majalah Asiaweek bahkan menyebutkan pesawat ini sangat mungkin terjadi musibah pada saat terbang perdana. Namun semua komentar negatif itu berhasil dipatahkan dengan terbuktinya N-250 terbang dengan megah melintasi langit Jawa Barat dan Laut Jawa.

Pesawat hasil besutan Habibie beserta para karyawan IPTN ini menggunakan teknologi fly by wire. Perlu diketahui saat itu baru ada 3 pesawat yang menggunakan teknologi ini, yaitu Airbus A-340, Boeing 767 dan N-250. Betapa mengharukan dan membanggakan kita pernah menguasai teknologi dirgantara dengan segala perhitungan rumit serta teknologi canggih guna melintasi langit dengan kekuatan.

Senada dengan kisah di atas bahwa Alloh subhanahu wa ta’ala telah mengumumkan kepada segenap jin dan manusia bahwa jika ingin menembus penjuru langit dan bumi maka tembuslah dengan kekuatan. Pesawat N-250 adalah contoh kecil bukti dari ayat ini. Manusia terlahir dengan kekayaan alam pikiran yang dapat digunakan untuk merajut ilmu pengetahuan demi melahirkan kekuatan.
Ayat di atas seolah memberikan gambaran kepada kita jika ingin menguasai langit dan bumi maka kuasailah ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena ilmu pengetahuan dan teknologi adalah sumber kekuatan.

Akhirnya semoga akan kembali terlahir Habibie – Habibe muda dari kalangan muslim Indonesia demi mengejewantahkan ayat Al Qur’an ini.

Sumber: mengajimakna

5 Tips Menurunkan Berat Badan Setelah Melahirkan

Merdeka.com - Anda ingin mengembalikan berat badan Anda setelah melahirkan? Ini mungkin bukan pekerjaan, namun tak ada salahnya untuk mencoba. Anda mungkin tidak memiliki banyak waktu karena sibuk dengan bayi Anda yang baru lahir, ikuti beberapa tips ini bisa membantu Anda untuk menurunkan berat badan, tanpa menghabiskan banyak waktu Anda. Yuk simak tipsnya!
1. Menyusui

Aturan baru, kenaikan pangkat PNS berlaku otomatis tiap 4 tahun

Merdeka.com - Badan Kepegawaian Negara (BKN) Indonesia mengubah mekanisme pelayanan proses kenaikan pangkat pegawai negeri sipil (PNS). Mulai tahun ini BKN menerapkan sistem kenaikan pangkat secara otomatis setiap empat tahun tanpa harus melalui mekanisme pengusulan seperti yang diterapkan selama ini.
"Paradigmanya harus diubah melayani. BKN bersama BKD (Badan Kepegawaian Daerah) tugasnya meningkatkan nilai tambah PNS agar pelayan publik bisa maksimal dalam memberikan layanan. Bagaimana mau memberikan layanan maksimal jika PNS sibuk urusi kenaikan pangkat. Sebaliknya, bagaimana mau naik pangkat jika sibuk memberikan pelayanan," kata Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Aria Wibisana, seperti dilansir situs sekretariat Kabinet di Jakarta, kamis (14/5).

Kamis, 14 Mei 2015

Mengapa Orang Yahudi Tidak Suka Merokok?

Allah ta’ala berfirman, “Janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan” (Al-Baqarah:195)

Artikel yang telah saya publish minggu lalu (Mengapa Orang Yahudi Pintar?) telah mendapatkan apresiasi sangat besar dari pembaca. Artikel itu telah dibaca 300 kali tidak kurang dari 3 hari. Dibaca oleh pengguna internet dari berbagai negara seperti Amerika, Uni Eropa, Singapura, Korea Selatan, Belanda, Qatar, Jepang, Uni Emirat Arab dan paling banyak dibaca oleh masyarakat tanah air. WordPress sebagai platform pengusung blog mengajimakna ini mengabarkan bahwa traffic blog menjadi sangat ramai karena artikel itu telah banyak di-share di media sosial. Ini menggambarkan rasa penasaran yang amat dalam dari kaum muslimin mengapa Yahudi bisa lebih maju dari kita? Sudah bukan rahasia lagi kalau perusahaan-perusahaan raksasa semisal Microsoft dan Apple diprakarsai oleh orang Yahudi. Semua orang di dunia pun tahu situs jejaring sosial Facebook telah menggurita dan meneriakkan nama Mark Zackerberg sebagai founder-nya yang juga adalah orang Yahudi. Kali ini kita akan membahas kelebihan orang Yahudi dari kebiasaan mereka untuk tidak merokok. Jika ada fatwa ulama dari kaum mereka tentang boleh tidaknya merokok sudah sangat jelas mereka akan menfatwakan haram. Karena mereka sangat paham bahaya merokok bagi kehidupan.

Rabu, 13 Mei 2015

"Isi Tas Sekolah Siswi SMA"

Islamedia.co  - Pihak sekolah SMA Putri di kota Shan'a' yang merupakan ibu kota Yaman menetapkan kebijakan adanya pemeriksaan mendadak bagi seluruh siswi di dalam kelas. Sebagaimana yang ditegaskan oleh salah seorang pegawai sekolah bahwa tentunya pemeriksaan itu bertujuan merazia barang-barang yang di larang di bawa ke dalam sekolah, seperti : telepon genggam yang di lengkapi dengan kamera, foto-foto, surat-surat, alat-alat kecantikan dan lain sebagainya. Yang mana seharusnya memang sebuah lembaga pendidikan sebagai pusat ilmu bukan untuk hal-hal yang tidak baik..
Lantas pihak sekolah pun melakukan sweeping di seluruh kelas dengan penuh semangat. Mereka keluar kelas, masuk kelas lain. Sementara tas para siswi terbuka di hadapan mereka. Tas-tas tersebut tidak berisi apapun melainkan beberapa buku, pulpen, dan peralatan sekolah lainnya..
Semua kelas sudah dirazia, hanya tersisa satu kelas saja. Dimana kelas tersebut terdapat seorang siswi yang menceritakan kisah ini. Apa gerangan yang terjadi ?!

Kota Bandung Tidak Butuh Lagi Ridwan Kamil

Ada rasa iri yang hadir dalam diri ini ketika melihat halaman Facebook “Ridwan Kamil untuk Bandung”. Halaman Facebook itu penuh dengan postingan hasil karya nyata dari Ridwan Kamil yang mengubah wajah Kota Bandung menjadi kota yang luar biasa, bersih, apik, dan teratur. Ada rasa iri dalam hati ketika melihat betapa santunya Ridwan Kamil menyapa dengan tulus warga Bandung lewat halaman sosial media di saat banyak pemimpin daerah lainya justru lebih senang menggunakan bahasa-bahasa kekerasan saat menyapa warganya dan justru menghindari sosial media karena menjaga jarak dengan warganya dan lebih eksklusif.
Perlahan tapi pasti Kota Bandung mulai berbenah. Hampir semua sektor mendapatkan sentuhan tangan dingin dari seorang arsitek muda. Semua disulap menjadi baik. Ridwan Kamil betul-betul menjalankan amanah sebagai seorang pemimpin yang mengabdikan diri kepada masyarakat.

Bau Mulut dan Permen Karet

Brilio.net - Bau mulut itu ngeselin banget. Kamu bau mulut? Ah, kamu nggak sendirian kok. Menurut Washnaw District Dental Society, Amerika Serikat (AS), 65 persen penduduknya juga mengalami hal yang sama. Lalu apa sih sebenarnya yang menyebabkan halitosis atau bau mulut itu?
Dalam video RED-Ed, Mel Rosenberg, seorang profesor yang melakukan penelitian mengenai hal ini, seperti dikutip brilio.net dari HuffingtonPost, Minggu (10/5), mengatakan bau mulut itu berasal dari aktivitas bakteri yang berasal ari lendir makanan yang sedang kita makan maupun sisa-sisa makanan dan sel-sel jaringan yang sudah mati. Bakteri-bakteri yang hidup di dalam mulut inilah yang menyebabkan aroma napasmu jadi nggak sedap.

Ramai-Ramai Tolak Internet.org, dari AS Sampai Indonesia

KOMPAS.com - Lembaga pengawas internet dari berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, mengirimkan sebuah surat petisi kepada CEO Facebook, Mark Zuckerberg. Dalam surat itu, semua sepakat untuk meminta Facebook menghentikan inisiasi program Internet.org.
Dari Indonesia, lembaga yang menyatakan keberatannya terhadap program internet gratis dari Facebook tersebut adalah ICT Watch.
Sementara, beberapa lembaga lainnya seperti Popular Resistance (AS), Roots Action.org (AS), OpenMedia (Kanada), Bits of Freedom (Belanda), Xnet (Spanyol), The Heliopolis Institute (Mesir), dan masih banyak lagi.

Selasa, 12 Mei 2015

Dibawa ke Area Pantai, Mobil Ini Malah Nyemplung ke Laut

Sebuah mobil bernomor polisi Semarang terperosok ke pinggir laut Pantai Depok, Bantul, Selasa (12/4/2015), sekitar pukul 11 siang.
Kejadian tersebut pertama kali dilaporkan netizen, Andriyanto, melalui Group Info Cegatan Jogja (ICJ).
“Mobil nyemplung segoro, kronologi gak tau, lokasi Pantai Depok” tulisnya.
Sekretaris SAR Parangtritis yang juga membawahi Pantai Depok, Taufik M Faqi, ketika dihubungi membenarkan adanya insiden tersebut.

Delapan Provinsi Siap Uji Coba Modul PAI Berbasis Budaya Islam Indonesia

Banten (Pendis) - Pada dasarnya Islam adalah agama yang menjunjung tinggi humanisme dan menerima segala perbedaan yang ada. Selama tak menyimpang dari aqidah, tata cara ibadah maupun aturan syariah yang ditetapkan dalam Al Quran dan Hadits, Islam menerima budaya komunal di masing-masing teritori tak terkecuali di Indonesia. Sebagai negara kepulauan, keragaman budaya antar suku dan daerah di nusantara merupakan sunatullah. Tak pelak, Islam di Indonesia amat dipengaruhi oleh budaya yang bercorak keragaman atau multikultural.

Lulus SNMPTN, Ribuan Alumni Madrasah Aliyah Diterima Di PTN Ternama

Jakarta (Pinmas) —- Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) telah diumumkan pada Jumat (08/05) lalu. Madrasah semakin menunjukan kualitasnya sejalan dengan diterimanya para alumni Madrasah Aliyah (MA)  di beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama melalui jalur SNMPTN.

Lima Pesan Menag Pada Adik-Adik Pramuka Madrasah

Magelang (Pinmas) —- Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional (PPMN) yang pertama di Lapangan Akmil Magelang Jawa Tengah resmi dibuka Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Selasa (12/05).  Di hadapan lebih dari seribu adik-adik pramuka yang merupakan siswa-siswi Madrasah Aliyah perwakilan setiap provinsi di Indonesia, Menag menyampaikan lima pesan.

“Melalui momentum PPMN tahun 2015 ini, saya akan memberikan pesan dan harapan,” kata Menag dalam sambutannya saat membuka PPMN I.

Pertama, jadikan pramuka sebagai sebuah gerakan. Menurutnya, sebagai sebuah gerakan, semua pihak dituntut untuk berkontribusi dalam menanamkan dan mengimplementasikan Dasa Dharma Pramuka dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “(Pramuka) Tidak hanya menjadi kewajiban siswa yang masih aktif sekolah, tetapi juga harus ada sinergi dengan para alumni madrasah,” jelasnya.

Kedua, bangga menjadi bagian anggota gerakan Pramuka. Dikatakan Menag bahwa kegiatan pramuka seperti ini merupakan awal yang baik untuk berlatih menjadi pemimpin dan warga negara yang hebat, kuat, dan berkarakter. “Percuma kita pintar dan mempunyai IQ tinggi, jika kita tidak bermanfaat bagi sesama,” tegasnya.

Ketiga, jadilah anggota pramuka yang berkarakter dan berintegritas. “Anggota pramuka dituntut tetap memegang nilai-nilai idealisme yang tinggi agar kiprahnya bisa bermanfaat bagi orang lain,” katanya.

“Ingat, anggota pramuka bukan hanya berfikir untuk diri sendiri, tapi apa yang bisa dilakukan untuk orang lain,” tambahnya.

Keempat, isi kegiatan pramuka dengan aktivitas yang bermanfaat untuk masa depan. Menurutnya, pramuka di madrasah harus dapat menjadi benteng pertahanan penyebaran virus dekadensi moral remaja, seperti penyalahgunaan narkoba, miras, seks bebas, tawuran pelajar, dan radikalisme agama.

Kelima, PPMN tidak hanya menjadi ajang perkenalan dan pertemuan biasa. Menag berharap PPMN bisa menjadi momentum menjalin jaringan dan mempererat ukhuwwah islamiyah untuk masa depan bangsa yang lebih baik.

“Maju mundurnya bangsa ini ke depan sangat tergantung dari bagaimana kita selaku generasi muda mendapat binaan, pendidikan, dan tempaan kepemimpinan yang baik,” pekiknya.

“Saya yakin, gerakan pramuka merupakan ajang pengasahan keterampilan kepemimpinan yang baik dan penanaman karakter unggul bagi generasi muda bangsa,” tandasnya. (ros/mkd/mkd)

Sumber: kemenag

Pramuka Benteng Pertahanan Virus Dekadensi Moral Remaja

Magelang (Pinmas) —- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berharap gerakan pramuka madrasah dapat menjadi banteng pertahanan penyebaran virus dekadensi moral remaja, seperti: penyalahgunaan narkoba, miras, seks bebas, tawuran pelajar, dan radikalisme agama.

Harapan ini disampaikan Menag saat memberikan sambutan sekaligus membuka Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional (PPMN) I di Lapangan Akmil Magelang Jawa Tengah, Selasa (12/05).  Hadir dalam kesempatan ini, Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin, Dirjen Bimas Islam Machasin, Sesditjen Pendidikan Islam Isom Yusqi,  Direktur Pendidikan Madrasah M Nur Kholis Setiawan, Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah Ahmadi, Asisten Kesra Setda Jateng, Walikota Magelang, dan sejumlah pejabat Kementerian Agama lainnya.

Di hadapan lebih dari seribu adik-adik pramuka  Madrasah Aliyah perwakilan setiap provinsi di Indonesia, Menag menyampaikan harapannya agar mereka dapat mengisi kegiatan pramuka dengan aktivitas yang bermanfaat untuk masa depan. “Saya berharap gerakan pramuka di madrasah dapat menjadi  benteng pertahanan penyebaran virus dekadensi moral remaja,” tegasnya.

Dengan begitu, Menag yakin anak-anak madrasah, melalui gerakan pramuka akan tumbuh menjadi benteng pertahanan NKRI, serta banteng keislamanan dan keindonesiaan.

Selain itu, Menag juga mengajak adik-adik pramuka madrasah untuk menjadikan kegiatan PPMN ini sebagai awal yang baik dalam berlatih kepemimpin dan menjadi warga negara yang hebat, kuat, dan berkarakter. “Percuma kita pintar dan mempunyai IQ tinggi, jika kita tidak bermanfaat bagi sesama,” tegasnya.

Menag meminta adik-adik pramuka madrasah untuk menjadi  anggota pramuka yang berkarakter dan berintegritas. Menurutnya, anggota pramuka dituntut tetap memegang nilai-nilai idealisme yang tinggi agar kiprahnya bisa bermanfaat bagi orang lain. “Ingat, anggota pramuka bukan hanya berfikir untuk diri sendiri, tapi apa yang bisa dilakukan untuk orang lain,” pekiknya.

“Itulah tipologi aktivis yang layak menjadi calon pemimpin bangsa,” tandasnya.

PPMN I ini akan berlangsung dari 11- 15 Mei mendatang. Kegiatan yang baru pertama kali ini diikuti 1.290 pramuka madrasah penegak dari seluruh provinsi di tanah air. PPMN antara lain bertujuan menumbuhkan nilai-nilai dan semangat nasionalisme, patriotisme dan bela negara di kalangan pramuka madrasah. Selain itu sebagai sarana silaturahmi dan meneguhkan ukhuwah islamiyah, wathaniyah dan basyariah dalam memperkuat gerakan pramuka di madrasah, serta menumbuhkan kesadaran disiplin hidup dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat. (ros/mkd/mkd)

Sumber: kemenag

Jika minyak bumi habis, umat manusia bergantung pada serangga

Merdeka.com - Ilmuwan sejak lama memprediksi bila bahan bakar minyak (BBM) akan habis dalam beberapa tahun ke depan. Lalu, bila BBM habis, bagaimana dengan nasib umat manusia? Jangan khawatir, ilmuwan dari laboratorium energi Amerika atau Berkeley Lab, telah menemukan jawabannya.

Ilmuwan tersebut, Ceja-Navarro, telah mengembangkan sebuah cara untuk menciptakan sumber energi alami alias biofuel. Tetapi jangan kaget, sebab bahan yang dipakai Ceja-Navarro adalah serangga.

Menurut Ceja-Navarro, di dalam perut serangga terdapat mikroba yang bisa dimanfaatkan untuk merubah bahan-bahan di sekitar manusia menjadi bahan bakar ramah lingkungan. Contohnya, kayu, daun, hingga kopi.

"Serangga yang sudah berkembang sejak jutaan tahun mempunyai strategi terbaik untuk memanfaatkan tumbuhan dan mikroba yang ada di sekitarnya," ujar Ceja-Navarro saat mempresentasikan penelitiannya di Berkeley Lab.

Lebih lanjut, setiap serangga dikatakan mempunyai kemampuan unik untuk merubah makanan mereka menjadi biofuel. Ceja-Navarro mencontohkan jenis kumbang passalid yang bisa menghasilkan biofuel dari lapisan serat pada tumbuhan.

Nah, bila manusia berhasil mengungkap cara serangga mengubah tumbuhan menjadi biofuel dengan cepat, kita tidak perlu takut kehabisan BBM. Bahkan, manusia bisa memutus ketergantungan pada BBM lebih awal untuk menyelamatkan bumi dari pemanasan global.

"Serangga sejatinya bisa memberikan banyak hal bagi manusia, namun pikiran kita tertutupi oleh hal-hal negatif yang mereka sebabkan," kata insinyur kimia Berkeley Lab itu.

Kedepan, Berkeley Lab akan meneliti DNA dari berbagai macam serangga serta bakteri yang ada di dalam perut mereka menggunakan teknologi canggih seperti CT scan. Dengan begitu, ilmuwan bisa menemukan cara serangga menciptakan energi yang dapat terus diperbaruhi dari tanaman.

"Kita akan meniru cara alam memproduksi energi untuk bertahan hidup. Penemuan ini bisa membuat manusia hidup lebih lama dan berguna bagi anak cucu kita," tutup Ceja-Navarro.

(mdk/bbo)

Sumber: merdeka

Google hadirkan internet cepat di Indonesia mulai 14 Mei

Merdeka.com - Di tengah rencana pemerintah untuk meningkatkan jaringan 4G di Indonesia, Google malah bakal meningkatkan koneksi 2G di Indonesia mulai 14 Mei mendatang.

Langkah menyediakan internet berkecepatan tinggi di jaringan 2G ini sendiri bakal disediakan Google dengan cara menyediakan transcoding baru dengan menyederhanakan tampilan web di ponsel dengan jaringan 2G. Nantinya sistem terbaru ini akan lebih menghemat bandwidth dengan meringankan tampilan gambar.

Dalam situs blog resminya, pihak Google mengklaim inovasi tersebut bisa meningkatkan kecepatan akses sebuah web dari ponsel 2G hingga 50 persen.

Memang, inovasi yang dilakukan Google untuk pengguna ponsel 2G ini telah digunakan perusahaan lain seperti Opera, yang menawarkan versi Mini dari browser ponsel miliknya. Fitur dari Opera ini bakal melakukan kompresi halaman untuk mempercepat browsing dan menyimpan data.

Google sendiri sebenarnya juga sudah menawarkan fitur data-saver dalam aplikasi Chrome versi mobile untuk perangkat smartphone 3G dan 4G. Fitur ini juga memiliki fungsi yang sama yaitu melakukan kompres halaman sebelum menampilkannya di layar smartphone.

(mdk/dzm)

Sumber: merdeka

KOTAGEDE: Saksi Bisu Berdirinya Kerajaan Mataram Islam (Abad ke-16)

Kotagede merupakan saksi bisu dari tumbuhnya Kerajaan Mataram Islam yang pernah menguasai hampir seluruh Pulau Jawa. Makam para pendiri Kerajaan Mataram Islam, reruntuhan tembok benteng, dan peninggalan lain bisa kita temukan di Kotagede.

Pada abad ke-8, wilayah Mataram (sekarang disebut Yogyakarta) merupakan pusat Kerajaan Mataram Hindu yang menguasai seluruh Pulau Jawa. Kerajaan ini memiliki kemakmuran dan peradaban yang luar biasa sehingga mampu membangun candi-candi kuno dengan arsitektur yang megah, seperti Prambanan dan Borobudur. Namun pada abad ke-10, entah kenapa kerajaan tersebut memindahkan pusat pemerintahannya ke wilayah Jawa Timur. Rakyatnya berbondong-bondong meninggalkan Mataram dan lambat laun wilayah ini kembali menjadi hutan lebat.

Enam abad kemudian Pulau Jawa berada di bawah kekuasaan Kesultanan Pajang yang berpusat di Jawa Tengah. Sultan Hadiwijaya yang berkuasa saat itu menghadiahkan Alas Mentaok (alas = hutan) yang luas kepada Ki Gede Pemanahan atas keberhasilannya menaklukkan musuh kerajaan. Ki Gede Pemanahan beserta keluarga dan pengikutnya lalu pindah ke Alas Mentaok, sebuah hutan yang sebenarnya merupakan bekas Kerajaan Mataram Hindu dahulu.

Desa kecil yang didirikan Ki Gede Pemanahan di hutan itu mulai makmur. Setelah Ki Gede Pemanahan wafat, beliau digantikan oleh putranya yang bergelar Senapati Ingalaga. Di bawah kepemimpinan Senapati yang bijaksana desa itu tumbuh menjadi kota yang semakin ramai dan makmur, hingga disebut Kotagede (=kota besar). Senapati lalu membangun benteng dalam (cepuri) yang mengelilingi kraton dan benteng luar (baluwarti) yang mengelilingi wilayah kota seluas kurang lebih 200 ha. Sisi luar kedua benteng ini juga dilengkapi dengan parit pertahanan yang lebar seperti sungai.

Sementara itu, di Kesultanan Pajang terjadi perebutan takhta setelah Sultan Hadiwijaya wafat. Putra mahkota yang bernama Pangeran Benawa disingkirkan oleh Arya Pangiri. Pangeran Benawa lalu meminta bantuan Senapati karena pemerintahan Arya Pangiri dinilai tidak adil dan merugikan rakyat Pajang. Perang pun terjadi. Arya Pangiri berhasil ditaklukkan namun nyawanya diampuni oleh Senapati. Pangeran Benawa lalu menawarkan takhta Pajang kepada Senapati namun ditolak dengan halus. Setahun kemudian Pangeran Benawa wafat namun ia sempat berpesan agar Pajang dipimpin oleh Senapati. Sejak itu Senapati menjadi raja pertama Mataram Islam bergelar Panembahan. Beliau tidak mau memakai gelar Sultan untuk menghormati Sultan Hadiwijaya dan Pangeran Benawa. Istana pemerintahannya terletak di Kotagede.

Selanjutnya Panembahan Senapati memperluas wilayah kekuasaan Kerajaan Mataram Islam hingga ke Pati, Madiun, Kediri, dan Pasuruan. Panembahan Senapati wafat pada tahun 1601 dan dimakamkan di Kotagede berdekatan dengan makam ayahnya. Kerajaan Mataram Islam kemudian menguasai hampir seluruh Pulau Jawa (kecuali Banten dan Batavia) dan mencapai puncak kejayaannya di bawah pimpinan raja ke-3, yaitu Sultan Agung (cucu Panembahan Senapati). Pada tahun 1613, Sultan Agung memindahkan pusat kerajaan ke Karta (dekat Plered) dan berakhirlah era Kotagede sebagai pusat kerajaan Mataram Islam.

PENINGGALAN SEJARAH
Dalam perkembangan selanjutnya Kotagede tetap ramai meskipun sudah tidak lagi menjadi ibukota kerajaan. Berbagai peninggalan sejarah seperti makam para pendiri kerajaan, Masjid Kotagede, rumah-rumah tradisional dengan arsitektur Jawa yang khas, toponim perkampungan yang masih menggunakan tata kota jaman dahulu, hingga reruntuhan benteng bisa ditemukan di Kotagede.

Pasar Kotagede
Tata kota kerajaan Jawa biasanya menempatkan kraton, alun-alun dan pasar dalam poros selatan - utara. Kitab Nagarakertagama yang ditulis pada masa Kerajaan Majapahit (abad ke-14) menyebutkan bahwa pola ini sudah digunakan pada masa itu. Pasar tradisional yang sudah ada sejak jaman Panembahan Senopati masih aktif hingga kini. Setiap pagi legi dalam kalender Jawa, penjual, pembeli, dan barang dagangan tumpah ruah di pasar ini. Bangunannya memang sudah direhabilitasi, namun posisinya tidak berubah. Bila ingin berkelana di Kotagede, Anda bisa memulainya dari pasar ini lalu berjalan kaki ke arah selatan menuju makam, reruntuhan benteng dalam, dan beringin kurung.


Kompleks Makam Pendiri Kerajaan
Berjalan 100 meter ke arah selatan dari Pasar Kotagede, kita akan menemukan kompleks makam para pendiri kerajaan Mataram Islam yang dikelilingi tembok yang tinggi dan kokoh. Gapura ke kompleks makam ini memiliki ciri arsitektur Hindu. Setiap gapura memiliki pintu kayu yang tebal dan dihiasi ukiran yang indah. Beberapa abdi dalem berbusana adat Jawa menjaga kompleks ini 24 jam sehari.

Kita akan melewati 3 gapura sebelum sampai ke gapura terakhir yang menuju bangunan makam. Untuk masuk ke dalam makam, kita harus mengenakan busana adat Jawa (bisa disewa di sana). Pengunjung hanya diperbolehkan masuk ke dalam makam pada Hari Minggu, Senin, Kamis, dan Jumat pukul 08.00 - 16.00. Untuk menjaga kehormatan para pendiri Kerajaan Mataram yang dimakamkan di sini, pengunjung dilarang memotret / membawa kamera dan mengenakan perhiasan emas di dalam bangunan makam. Tokoh-tokoh penting yang dimakamkan di sini meliputi: Sultan Hadiwiijaya, Ki Gede Pemanahan, Panembahan Senopati, dan keluarganya.

Masjid Kotagede
Berkelana ke Kotagede tidak akan lengkap jika tidak berkunjung ke Masjid Kotagede, masjid tertua di Yogyakarta yang masih berada di kompleks makam. Setelah itu tak ada salahnya untuk berjalan kaki menyusuri lorong sempit di balik tembok yang mengelilingi kompleks makam untuk melihat 

arsitekturnya secara utuh dan kehidupan sehari-hari masyarakat Kotagede.

Rumah Tradisional
Persis di seberang jalan dari depan kompleks makam, kita bisa melihat sebuah rumah tradisional Jawa. Namun bila mau berjalan 50 meter ke arah selatan, kita akan melihat sebuah gapura tembok dengan rongga yang rendah dan plakat yang yang bertuliskan "cagar budaya". Masuklah ke dalam, di sana Anda akan melihat rumah-rumah tradisional Kotagede yang masih terawat baik dan benar-benar berfungsi sebagai rumah tinggal.


Kedhaton
Berjalan ke selatan sedikit lagi, Anda akan melihat 3 Pohon Beringin berada tepat di tengah jalan. Di tengahnya ada bangunan kecil yang menyimpan "watu gilang", sebuah batu hitam berbentuk bujur sangkar yang permukaannya terdapat tulisan yang disusun membentuk lingkaran: ITA MOVENTUR MUNDU S - AINSI VA LE MONDE - Z00 GAAT DE WERELD - COSI VAN IL MONDO. Di luar lingkaran itu terdapat tulisan AD ATERN AM MEMORIAM INFELICS - IN FORTUNA CONSOERTES DIGNI VALETE QUIDSTPERIS INSANI VIDETE IGNARI ET RIDETE, CONTEMNITE VOS CONSTEMTU - IGM (In Glorium Maximam). Entah apa maksudnya, barangkali Anda bisa mengartikannya untuk kami?

Dalam bangunan itu juga terdapat "watu cantheng", tiga bola yang terbuat dari batu berwarna kekuning-kuningan. Masyarakat setempat menduga bahwa "bola" batu itu adalah mainan putra Panembahan Senapati. Namun tidak tertutup kemungkinan bahwa benda itu sebenarnya merupakan peluru meriam kuno.

Reruntuhan Benteng
Panembahan Senopati membangun benteng dalam (cepuri) lengkap dengan parit pertahanan di sekeliling kraton, luasnya kira-kira 400 x 400 meter. Reruntuhan benteng yang asli masih bisa dilihat di pojok barat daya dan tenggara. Temboknya setebal 4 kaki terbuat dari balok batu berukuran besar. Sedangkan sisa parit pertahanan bisa dilihat di sisi timur, selatan, dan barat.

Berjalan-jalan menyusuri Kotagede akan memperkaya wawasan sejarah terkait Kerajaan Mataram Islam yang pernah berjaya di Pulau Jawa. Selain itu, Anda juga bisa melihat dari dekat kehidupan masyarakat yang ratusan tahun silam berada di dalam benteng kokoh.
Berbeda dengan kawasan wisata lain, penduduk setempat memiliki keramahan khas Jawa, santun, dan tidak terlalu komersil. Di Kotagede, Anda takkan diganggu pedagang asongan yang suka memaksa (hawkers). Ini memang sedikit mengejutkan, atau lebih tepatnya menyenangkan. Siapa juga yang butuh pedagang asongan yang suka memaksa?

Sumber: yogyes

Pesan Tempat

Mohon Maaf, beberapa kategori belum terisi, termasuk kategori ini karena baru dalam perancangan. Semoga segera bisa diwujudkan.

Senin, 11 Mei 2015

Menikmati Honda Kotak

Bantul. Sejak sekolah di bangku SMA, rasa tertarik pada motor kotak keluaran honda mulai muncul. Motor tersebut adalah Honda Win 100. Ketertarikan tersebut muncul bukan tanpa sebab. Pertama, saya lebih suka motor laki daripada bebek. Kedua, Honda Win terlihat ramping (maklum ketika masuk SMA, saya bukan tergolong siswa berbadan tinggi besar). Ketiga, pemakai Honda Win sebagaian besar adalah pegawai (saat itu saya ingin menjadi pegawai). Namun, sampai lulus SMA Honda Win 100 belum menjadi hak milik. Bahkan sampai lulus kuliah pun belum memiliki motor impian tersebut.
Alhamdulillah, akhir Mei 2013 bisa membawa pulang motor impian. Honda Win 100 tahun 2003 beralih kepemilikan dari Pak Eko Purwanto (guru Bahasa Jawa MAN Gandekan Bantul) ke saya. Dan, Honda Win tersebut menggantikan posisi Astrea Grand Impresa list hijau tahun 1997 yang sudah menemani sejak tahun 2004. Selama menggunakan Hinda Win, memang bisa membuktikan kegesitan, keiritan dan kebandelan motor kotak ramping ini. Tak sengaja, saya menemukan sebuah tulisan yang mengulas tentang keberadaan Honda Win di Indonesia.
Berikut kami kirim ulang ulasan tentang Honda Win 100.

Test Kecepatan Akses Blog

Gb. Screenshoot test kecepatan titianistimewa
Bantul. Mungkin, bagi para blogger tulisan ini sudah ketinggalan jaman. Namun bagi saya sebagai seorang bloger pemula, tulisan ini layak saya abadikan dalam blog ini. Kenapa, karena saya merasakan bahwa blog yang saya buat terasa berat ketika akan diakses. Meskipun tidak selalu. Sebagian memberikan tanggapan terkait situasi tersebut, mulai dari persoalan jaringan, server lagi down, sampai banyaknya gambar dan widget.

Akan tetapi, saya merasa bahwa blog titianistimewa tidak banyak widget dan gambar. Akhirnya langkah bertanya kepada google.co.id pun dilakukan. Ternyata kita bisa melakukan test kecepatan akses web atau blog. Bahkan, kita akan diberikan solusi dari masalah yang kita hadapi terkait kelambatan akses web/blog kita. Kita tinggal masuk ke alamat web penyedia jasa test, kemudian masukkan url web/blog yang akan ditest kecepatnnya. Setelah itu klik Analisis. Tunggu sebentar. Dan, kecepatan akses pun akan ditampilkan. Nilai maksimal adalah 100. Semakin mendekati angka 100, maka semakin cepat akses web/blog kita. Pada saat test titianistimewa.blogspot.com hanya memperoleh angka 74/100 untuk akses seluler dan 81/100 untuk akses dekstop. Bagi yang akan melakukan test bisa klik disini.

Demikian tulisan singkat dan sederhana ini. Semoga bermanfaat bagi sobat semua yang menginginkan akses web/blog yang cepat. Karena kecepatan akses merupakan salah satu faktor kenyamanan dalam mengujungi suatu web/blog. Selamat belajar. (Arfi-N)

Minggu, 10 Mei 2015

Ruang Doa

Jogja-Bethesda. Sampai dengan Ahad sore, belum ada lintasan mau menulis apa. Seakan komitmen untuk menuliskan paling sedikit satu post di titianistimewa setiap hari akan luntur. Namun, tentunya itu tidak boleh terjadi. Usia blog belum lama, lah kok komitmen sudah mengendor. Ketika sudah berkomitmen, maka harus tetap dijaga. Tidak boleh "Satu hari satu post" hanya berupa angan belaka.